Wednesday, 22 January 2020
  • >
  • >
 Bupati...

Bupati...

pangkepkab.go.idJAKARTA– Dalam pertemuan para bupati yang tergabung dalam Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi) dengan Presiden RI, Joko Widodo (Jokowi) di Istana Kepresidenan Bogor,...

Terima...

Terima...

pangkepkab.go.id,PANGKEP– Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep) menjadi tuan rumah kegiatan Bakti Sosial (Baksos) Kementrian Sosial (Kemensos) dalam program jelajah kapal kepahlawanan. Pesertanya...

Pangkep...

Pangkep...

pangkepkab.go.id,JAKARTA– Wakil Presiden Jusuf Kalla menyerahkan penghargaan Top 40 Inovasi Pelayanan Publik dalam acara pembukaan The International Public Service (IPS) Forum 2018 di Jakarta Convention...

Upaya Penyelundupan Bahan Peledak digagalkan SatPolair Polres Pangkep

Pangkep.kab -- Adanya upaya penyelundupan bahan peledak sejenis Ammonium Nitrate kembali digagalkan oleh Satuan Polisi Perairan Polres Pangkep dan tidak tanggung-tanggung Ammonium Nitrate yang berhasil diamankan sebanyak 1 Ton yang terbungkus ke dalam 50 karung masing-masing seberat 25 Kilogram.
 
Adapun Pupuk Ammonium Nitrate tersebut ditemukan di Pulau Makarangana, Desa Sailus Besar, Kecamatan Liukang Tangaya, Kabupaten Pangkep Rabu 27 November lalu.
 
Kapolres Pangkep AKBP Ibrahim Aji, S.Ik menjelaskan, Pupuk cap Matahari ini ditemukan saat Kasatpolair Polres Pangkep IPTU Deki Marizaldi bersama jajaran melakukan patroli rutin di wilayah Kecamatan Liukang Tangaya.
 
"Pada Saat ditemukan, Pupuk Fertilizer Made In Jerman Cap Matahari ini dalam keadaan tertimbun tanah sedalam satu meter dan tertutup terpal dan kayu," Ucap Kapolres Pangkep AKBP Ibrahim Aji di aula Mapolres Pangkep, Selasa 03/12/2019.
 
Lebih lanjut Kapolres Pangkep katakan bahwa Bahan Peledak ini diamankan di sekitar Perairan Provinsi Lombok dan Bali serta Pupuk Amunium Nitrate ini seringkali disalahgunakan kegunaannya seperti salah satunya untuk membuat Bom Ikan untuk kejahatan Ilegal Fishing.
 
Kasat Polair Polres Pangkep IPTU Deki, menambahkan bahwa hingga saat ini pihaknya masih menyelidiki dan mengumpulkan keterangan terkait kepemilikan Pupuk tersebut.
 
"Sekarang Polisi sudah melakukan pengembangan dari hasil barang temuan tersebut. Kami masih belum mendapatkan identitas pelakunya, namun ke depan pasti kita akan ditindaklanjuti terkait barang temuan ini," Terangnya.
 
Barang yang ditemukan berupa Pupuk Fertilizer made in Jerman dari luar Negeri ini merupakan barang Ilegal dan merupakan bahan selundupan karena tidak resmi masuk ke Indonesia. 
 
Seperti diketahui, Pulau Makarangana yang merupakan tempat ditemukannya Pupuk Ilegal  tersebut berjarak 250 mil dari pelabuhan Maccini Baji, Kecamatan Labakkang, Kabupaten Pangkep. (mcpangkajene)
 
 
 

Statistik Pengunjung

646582
Hari ini
Kemarin
Minggu ini
Minggu lalu
Bulan ini
Bulan lalu
Total Pengunjung
1337
1140
4814
632625
30073
56442
646582

Your IP: 114.7.194.241
2020-01-22 17:58

Pengunjung

We have 21 guests and no members online

Kontak Kami

  • 0410-
  • This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.
  • This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.
  •  www.pangkepkab.go.id
google maps api key