Wednesday, 22 January 2020
  • >
  • >
 Bupati...

Bupati...

pangkepkab.go.idJAKARTA– Dalam pertemuan para bupati yang tergabung dalam Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi) dengan Presiden RI, Joko Widodo (Jokowi) di Istana Kepresidenan Bogor,...

Terima...

Terima...

pangkepkab.go.id,PANGKEP– Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep) menjadi tuan rumah kegiatan Bakti Sosial (Baksos) Kementrian Sosial (Kemensos) dalam program jelajah kapal kepahlawanan. Pesertanya...

Pangkep...

Pangkep...

pangkepkab.go.id,JAKARTA– Wakil Presiden Jusuf Kalla menyerahkan penghargaan Top 40 Inovasi Pelayanan Publik dalam acara pembukaan The International Public Service (IPS) Forum 2018 di Jakarta Convention...

Beranda

Menunggak Lima Bulan, Utang BPJS capai Rp20 M di RS Batara Siang

  • Category: Beranda
  • Published: Wednesday, 22 January 2020 04:57

PANGKEP.KAB -- Tahun 2019 telah berlalu. Namun, Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan masih belum melunasi tunggakannya di Rumah Sakit Batara Siang (RSBS) Pangkep.

Jumlah tunggakannya pun sangat besar. Mencapai Rp20 miliar. Angka itu untuk pembayaran jasa medik dokter serta obat-ibatan yang selama ini ditanggung oleh BPJS Kesehatan selama lima bulan terakhir.

Direktur RS Batara Siang, dr Annas Ahmad mengatakan bahwa BPJS setiap bulan harusnya bayar ke RSBS sebesar Rp4 miliar. Namun sejak Agustus 2019 sampai Desember 2019 belum membayar.

"Yang terbayar baru sampai bulan Juli. Sekarang sudah masuk 2020. Kapan dibayar kita juga belum tahu. Kita sudah komunikasi dengan pihak BPJS tapi belum ada tanggapan," ujarnya, Selasa, 21 Januari 2020.

Dia menambahkan, total dari Rp20 miliar tersebut, yang sudah terverifikasi dan segera dibayar itu sebesar Rp9 miliar.

"Akibat tunggakan ini, tentu pelayan kita angkat terganggu. Ini sangat mempengaruhi untuk pembayaran uang jasa medik dokter dan obat. Untungnya, manajemen RSBS hingga saat ini bisa menanganinya dengan sistem Badan Layanan Umum Daerah (BLUD). Namun tentunya, kita berharap BPJS segera melunasi tunggakannya," tegas Annas. (Mcpangkajene)

USBN Dihapus Diganti Uas Kepsek SMPN 1 Minasatene Hartina: Ini Sebuah Langkah Maju

  • Category: Beranda
  • Published: Wednesday, 22 January 2020 04:54

PANGKEP.KAB - Hj Hartina S.Pd M.Pd Kepala SMPN 1 Minasatene Kabupaten Pangkep saat diminta tanggapannya terkait dengan dihapusnya Ujian Sekolah Bersandar Nasional (USBN) dan dijadikan sebagai ujian sekolah biasa atau Ujian Akhir Sekolah.

Hj Hartina yang ditemui diruang kerjanya  Selasa (21/01/2020) mengatakan bahwa ini sebuah kepercayaan dari Menteri Pendidikan kepada  sekolah secara otonom, untuk menentukan sendiri hasil akhir Ujian bagi siswanya.

Menurutnya, sebuah langkah maju, mulai tahun 2020 Ujian Sekolah Berbasis Nasional (USBN) resmi ditiadakan. Hal ini sesuai arahan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI. Kelulusan akan diganti dengan ujian sekolah biasa atau Ujian Akhir Sekolah.

"Penilaian USBN diserahkan ke masing-masing sekolah sebagai bentuk otonom di sekolah itu sendiri." Demikian dipaparkan Hj Hartina.

Hj Hartina mengatakan bahwa untuk tahun ini, siswanya akan mengikuti ujian akhir sebanyak 164 orang pada Mei 2020. “Pihak sekolah punya kebijakan sendiri terhadap penilaian peserta didik dalam UAS” ujarnya.

"Jadi USBN sudah berganti ke UAS. Nantinya semua penilaian tergantung sekolah berbeda," dan materi soal ujian akan disusun oleh pihak sekolah, bahkan tim pengawas juga berasal dari internal sekolah.

Kemudian UAS tidak memberlakukan pengawas silang seperti USBN, koreksi hasil ujianpun dilakukan oleh sekolah panitia sekolah, saat ini kembali ke manajemen berbasis sekolah. Paparnya (Mcpangkajene)

Subcategories

Statistik Pengunjung

646539
Hari ini
Kemarin
Minggu ini
Minggu lalu
Bulan ini
Bulan lalu
Total Pengunjung
1294
1140
4771
632625
30030
56442
646539

Your IP: 114.7.194.241
2020-01-22 17:24

Pengunjung

We have 20 guests and no members online

Kontak Kami

  • 0410-
  • This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.
  • This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.
  •  www.pangkepkab.go.id
google maps api key